Regulasi

Bangladesh Perketat Regulasi untuk Memerangi Aktivitas Perjudian

Bangladesh Perketat Regulasi untuk Memerangi Aktivitas Perjudian

Pengenalan Regulasi Perjudian Terbaru di Bangladesh

Pada 1 Juli, Parlemen Bangladesh meratifikasi regulasi baru yang bertujuan menghapus segala bentuk perjudian, termasuk aktivitas kasino, perjudian daring, serta pengaturan skor. Regulasi ini menggantikan Aturan Perjudian Umum tahun 1867 yang dianggap usang di era teknologi modern.

Perhatian pada Perjudian Daring

Diprakarsai oleh Menteri Dalam Negeri, Salahuddin Ahmed, berdasarkan rekomendasi komite parlemen, regulasi ini mendapat sambutan positif dalam diskusi meski dengan kekhawatiran terkait otoritas eksekusi yang dapat mempengaruhi hak sipil.

Akhtar Hossen dari Partai Warga Negara Nasional setuju dengan regulasi ini namun mengingatkan tentang potensi penyalahgunaan wewenang dimana pihak berwenang dapat menggeledah atau memblokir situs serta aplikasi tanpa izin pengadilan. Kekhawatiran serupa diutarakan oleh Nazibur Rahman dari Jamaat, yang menyoroti potensi konflik dengan hukum pidana.

Respon Pemerintah

Menteri Dalam Negeri menegaskan, bahwa meminta persetujuan pengadilan terlebih dahulu bisa membuat bukti menghilang, menghambat penegakan hukum. Ia menambahkan bahwa polisi sudah memiliki kewenangan serupa berdasarkan hukum lainnya.

Nahid Islam, Ketua Whip Oposisi, mendukung regulasi ini walaupun kecewa bahwa usulan perubahan dari oposisi tidak diakomodasi. Ia menekankan pentingnya mencegah penyalahgunaan aturan sambil menjaga hak asasi manusia.

Sanksi dan Definisi

Regulasi ini menetapkan hukuman maksimum 2 tahun penjara dan/atau denda Tk 200.000 bagi mereka yang terlibat perjudian. Perjudian daring atau lintas batas terancam hukuman hingga 5 tahun penjara dan denda Tk 1 crore. Taruhan online bisa dikenakan hukuman hingga 7 tahun penjara dan denda Tk 5 crore.

Ancaman terhadap Masyarakat dan Ekonomi

Saat memperkenalkan regulasi ini, Salahuddin Ahmed menyampaikan bahwa perjudian kerap memanfaatkan media sosial, jaringan pribadi virtual, dan sistem pembayaran digital, membahayakan tatanan sosial, stabilitas ekonomi, keamanan publik, dan masa depan generasi muda.

Kategori Aktivitas Perjudian

Regulasi baru ini mendefinisikan 24 kategori aktivitas perjudian terkait teknologi modern. Tujuannya adalah menutup celah hukum dan memperkuat kemampuan penegak hukum dalam menangani kejahatan perjudian. Dengan langkah tegas ini, Bangladesh bertujuan mencegah dampak buruk perjudian yang didorong oleh kemajuan teknologi, sekaligus memastikan bahwa hak asasi manusia tetap terjaga dalam proses penegakan hukum.

Bagikan artikel ini